Tampilkan postingan dengan label Bahasa Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bahasa Indonesia. Tampilkan semua postingan

Minggu, 03 Maret 2013

Contoh Notulen Rapat

Notulen atau notula adalah catatan singkan mengenai jalannya suatu rapat, diskusi, atau seminar. Unsur-unsur notulen dapat ditulis berdasarkan urutan materi dan tujuan rapat, waktu, tempat, pemimpin, peserta, susunan acara, dan keputusan rapat. Satu hal yang perlu diingat mengenai notula adalah bahwa tidak ada aturan yang baku mengenai cara penyusunan notula, jadi setiap orang bebas membuat notula dengan format penulisan apa saja asalkan tetap sistematis.


Contoh 1
Rapat Menciptakan Kawasan Go Green di SMA N 1 Sumuran

A. Pelaksanaan
  • Tempat : Jodipati Meeting Room
  • Tanggal : 15 Februari 2013
  • Waktu : 09.00 - 11.00 WIB
B. Pemimpin rapat : Kepala sekolah

C. Susunan acara
  • Pembukaan
  • Inti rapat
  • Penutup
D.Peserta rapat: Dewan, guru, karyawan, dan kepala sekolah SMA N 1 Sumuran
Jumlah :10 peserta
E. Jalannya rapat

  1. Pembukaan
    Rapat dibuka pada pukul 09.00 WIB dengan doa bersama yang dipimpin oleh Andri Setiawan sebagai pembawa acara.

  2. Isi

    a. Sambutan
    Kepala Sekolah SMA N 1 Sumuran, Bapak Agus Setiawan M.Pd, menyatakan bahwa saat ini, Pemerintah Daerah Kabupaten Bantul sedang gencar-gencarnya menggalakkan gerakan "Go Green". Untuk itu, sekolah harus memberikan repon positif atas gerakan "Go Green" tersebut dengan cara membangun taman hijau di lingkunga sekolah.

    b. Tanya jawab
    - Budi : Mengusulkan agar siswa juga membawa tanaman dari rumah.
    - Rani : Menanyakan sumber dana.
    - Tono : Mengusulkan agar siswa melakukan kerja bakti untuk merawat taman.
    - Desi : Mengusulkan agar orangtua dan wali murid juga ikut dilibatkan.

    c. Kesimpulan
    Selain tanaman-tanaman perindang yang akan disediakan sekolah, masing-masing siswa SMA N 1 Sumuran juga wajib membawa tanaman hias atau tanaman obet dari rumah. Sedangkan untuk perawatan taman, setiap Rabu dan Sabtu sore akan diadakan kerja bakti bergilir bagi masing-masing kelas. Selain akan melibatkan siswa, orang tua dan wali murid juga akan dilibatkan untuk mendukung kegiatan go green di sekolah ini. Untuk itu, pada tanggal 25 Februari 2013, orang tua dan wali murid akan diundang ke sekolah untuk membahas masalah gerakan go green di sekolah tersebut.

  3. Penutup
    Rapat ditutup dengan doa bersama pada pukul 11.00 WIB.
Bantul, 15 Februari 2013
Pemimpin rapatNotulis
--
Agus Setiawan M.PdMega Wati

Contoh 2
Notulen Rapat Persiapan UTS, Semester 2 Tahun Pelajaran 2012/2013

Hari, tanggal: Sabtu, 10 Januari 2013
Waktu: Pukul 10.00-12.00 WIB
Tempat: Ruang Guru SD Negeri Sukamaju
Pimpinan rapat: Danang, S.Pd
Ketua: Hariyati, A.Ma.Pd
Peserta rapat: Kepala Sekolah, Guru, Karyawan
Susunan acara: - Pembukaan
  - Inti Rapat
  - Lain-lain
  - Penutup
I. Pembukaan

Rapat dimulai pada pukul 10.00 WIB dengan berdoa yang dipimpin oleh ketua.

II. Inti Rapat

Rencana pelaksanaan UTS tanggal 19 Februari 2013 diundur 1 minggu dari kalender pendidikan dikarenakan materi pelajaran belum memenuhi target sehubungan dengan bulan Ramadhan dan liburan hari raya Idul Fitri.

Pembuatan soal tertulis, kisi-kisi soal dan kunci jawaban serta pedoman penilaian di gugus 1 UPTD PAUD dan DIKDAS Kecamatan Sukajaya dibuat bersama. SD Negeri Sukamaju mendapat tugas membuat soal tertulis Matematika dari kelas I sampai kelas VI, dikumpulkan paling lambar tanggal 20 September 2011 di SD Negeri Nusantara dan dibuat rangkap 6 SD se gugus I. Pembuatan soal mulok pilihan yaitu Bahasa Inggris dan pelajaran SBK dibuat sekolah masing-masing.

Kesimpulan :
  1. Pelaksanaan UTS Semester 1 tahun pelajaran 2011/2012 dilaksanakan tanggal 26 Februari 2013.
  2. SD Negeri Ploso mendapat tugas membuat soal tertulis Matematika.
  3. Bapak/IbuGuru supaya mempersiapkan dengan baik.
III. Penutup

Rapat diakhiri pukul 12.00 WIB dengan bedoa.
Kulon Progo, 10 Januari 2013
Notulis
-
----------------------------Ratna Wati

Kamis, 13 Desember 2012

Contoh Surat Kuasa

Surat kuasa merupakan surat yang berisi pelimpahan atau pengeluhan wewenang yang dimiliki satu orang (lembaga) ke orang (lembaga) lain untuk melakukan suatu urusan mewakili orang yang memberikan kuasa tersebut. Surat kuasa sendiri dapat dibedakan menjadi dua, yaitu surat kuasa pribadi dan surat kuasa resmi (dinas). Disebut surat kuasa pribadi jika yang memberikan surat kuasa adalah perorangan dan disebut resmi (surat dinas) apa bila yang memberikan adalah lembaga atau instansi resmi. Perbedaan antara surat kuasa resmi dan pribadi ini hanya terletak pada ada tidaknya kop suratnya saja.


surat kuasa

Adapun bagian-bagian umum yang biasanya ada pada sebuah surat kuasa antara lain sebagai berikut:

  1. Kop surat (apabila surat resmi).
  2. Judul surat kuasa.
  3. Tanggal pembuatan surat.
  4. Identitas pemberi dan penerima kuasa.
  5. Bentuk wewenag (isi surat).
  6. Tanda tangan dan nama terang pengirim surat.
  7. Materai secukupnya.
Berikut adalah beberapa contoh surat kuasa yang saya dapatkan dari beberapa sumber.


SURAT KUASA PENGAMBILAN GAJI

Saya yang bertanda tangan di bawah ini

nama : Paijo Kurniawan
alamat: Jalan Mangga 20 Bantul
nomor KTP : 038577366647385
pekerjaan : PNS

memberikan kuasa kepada

nama : Andi Setiawan
alamat : Jalan Manggis 14 Bantul
nomor KTP : 366486645584
pekerjaan : pelajar,

untuk mengambil gaji Bulan Desember 2012 pemberi kuasa di Bank BRI Cabang Bantul sebesar Rp 2.500.000,00 pada tanggal 10 Desember 2012 dengan alasan pemberi kuasa sedang pergi ke luar negeri.

Demikian surat kuasa ini kami buat dengan maksud agar semua pihak yang berkepentingan menjadi maklum adanya.

New York, 2 Desember 2012

Penerima KuasaPemberi Kuasa

Andi SetiawanPaijo Kurniawan


SURAT KUASA PENGAMBILAN BPKB

Saya yang bertanda tangan di bawah ini

nama : Eko Pracoyo
alamat : Jalan Jambu 02, Kulon Progo
tempat, tanggal lahir : Kulon Progo, 24 Oktober 1972
nomor KTP : 89487658256835
pekerjaan : wiraswasta

memberikan kuasa secara penuh kepada

nama : Dwi Sutanto
alamat : Jalan Salak 32, Kulon Progo
tempat, tanggal lahir : Yogyakarta, 5 Desember 1984
nomor KTP : 78734369264
pekerjaan : PNS,

untuk mengambil BPKB dengan nomor polisi AB 7467 AL di kantor PT Oto Motif cabang Yogyakarta di Jalan Parang Tritis 47, Bantul , Yogyakarta.

Demikian surat kuasa ini saya buat agar dapat dipatuhi dan dimaklumi sebagaimana mestinya.

Kulon Progo, 10 Desember 2012

Penerima KuasaPemberi Kuasa

Dwi SutantoEko Pracoyo

Sekian dulu postingan mengenai contoh surat kuasa kali ini, jika ada yang ingin mengkoreksi atau ingin menambahkan contoh yang lain, silahkan untuk menyampaikannya di kotak komentar. Terima kasih.

Sabtu, 24 November 2012

Contoh Surat Perjanjian Sewa Menyewa

Jika di postingan sebelumnya telah kita bahas mengenai salah satu jenis surat dagang, yaitu surat penawaran jasa, maka di postingan kali ini akan kita bahas salah satu jenis surat dagang lain yaitu surat perjanjian dagang.

Surat perjanjian termasuk surat resmi. Salah satu contoh surat perjanjian adalah surat perjanjian sewa menyewa. Surat perjanjian sewa menyewa dibuat oleh dua pihak, yaitu pihak penyewa dan pihak yang menyewakan. Surat perjanjian ini memuat pernyataan tertulis mengenai kesepakatan sewa menyewa yang disetujui kedua belah pihak dan ditandatangani oleh saksi-saksi.

Surat perjanjian pada umumnya memuat identitas resmi kedua pihak yang hendak melakukan transaksi. Surat perjanjian pada umumnya juga mencantumkan pasal-pasal yang berisi hak, kewajiban, dan kesepakatan yang harus dipatuhi oleh pihak-pihak yang melakukan transaksi. Pada bagian akhir surat perjanjian, harus dicantumkan tanda tangan dan nama terang pihak-pihak yang melakukan transaksi serta tanda tangan saksi-saksi yang menyaksikan perjanjian transaksi.

Berikut adalah contoh surat perjanjian sewa menyewa.

Surat Perjanjian Sewa Menyewa

Pada hari Rabu, tanggal 17 Oktober 2012, kami yang bertanda tangan di bawah ini:

nama : Nasri Latifah
umur : 37 tahun
pekerjaan : akuntan
alamat : Jalan Bugenfil 345 Yogyakarta
nomor KTP : 09.2509.140978
telepon : 0274-5003246

dalam hal ini bertindak sebagai yang menyewakan atau PIHAK PERTAMA, dan

nama : Rinka Zulaeha
umur : 30 tahun
pekerjaan : guru
alamat : Jalan Ketawang 721 Solo
nomor KTP : 09.2107.240283
telepon : 0215-3541768

dalam hal ini bertindak sebagai penyewa atau PIHAK KEDUA.

Kedua belah pihak sepakat untuk mengadakan ikatan sewa menyewa. Dalam hal ini PIHAK PERTAMA menyewakan/mengontrakkan rumah kepada PIHAK KEDUA. Rumah tersebut berukuran 20x10 m dengan total luas halaman 300 m2, berdinding batu bata, atap genteng, lantai keramik, berikut aliran listrik, air PAM, dan sambungan telepon. Rumah tersebut beralamat di Jalan Sukma Abadi 629 Yogyakarta. PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA membuat kesepakatan-kesepakatan berikut dihadapan saksi.

Pasal 1
  1. Sewa rumah ditetapkan sebesar Rp 15.000.000,00 (lima belas juta rupiah) untuk jangka waktu satu tahun terhitung sejak tanggal penandatanganan surat perjanjian ini.
  1. Pembayaran sewa dilakukan secara tunai.
Pasal 2
  1. Jika terjadi pembatalan perjanjian sebelum rumah tersebut ditempati oleh penyewa, maka uang sewa akan dikembalikan kepada penyewa dengan dikenakan potongan 15% dari harga sewa sebagai ganti kerugian pemutusan perjanjian ini.
  1. Jika terjadi pembatalan perjanjian ini sebelum jangka waktu sewa berakhir atas kehendak penyewa sendiri, penyewa tidak dapat menuntut pengembalian uang sewa atau ganti kerugian apa pun dari yang menyewakan.
Pasal 3
  1. Selama waktu sewa, penyewa wajib merawat, memelihara, dan menjaga rumah yang disewa itu dengan sebaik-baiknya atas biaya yang ditanggung oleh penyewa sendiri.
  1. Jika terjadi kerusakan sebagai akibat perbuatan penyewa atau orang yang berada di bawah pengawasannya, maka semua biaya perbaikan akan menjadi tanggung jawab penyewa sendiri.
Pasal 4
  1. Penyewa wajib membayar sendiri biaya pemakaian telepon, aliran listrik, air PAM, Pajak Bumi dan Bangunan pada rumah yang disewanya.
  1. Jika terjadi kerugian akibat kelalaian memenuhi kewajiban dalam ayat (1), penyewa bertanggung jawab mengganti kerugian tersebut.
Pasal 5
  1. Apabila ada perselisihan kedua belah pihak setuju menyelesaikannya secara musyawarah untuk mufakat dengan mengindahkan kelayakan dan kepatutan.
Demikian surat perjanjian ini dibuat di Bantul pada hari Rabu tanggal 17 Oktober 2012, setelah dibaca dan dipahami isinya kemudian ditandatangani oleh kedua belah pihak.
Yang menyewakanPenyewa


(______________)(____________)

Saksi-saksi
1. Nama Saksi 1Nama Saksi 2


(Tanda tangan)(Tanda tangan)

Kamis, 08 November 2012

Contoh Surat Penawaran Jasa

Surat penawaran termasuk dalam jenis surat dagang. Surat dagang sendiri adalah surat resmi yang digunakan dalam kegiatan bisnis, perdagangan, atau perniagaan yang di dalamnya terdapat dua pihak, yaitu pihak penjual dan pihak pembeli. Adapun jenis-jenis surat dagang antara lain:
  1. Surat permintaan
  2. Surat penawaran
  3. Surat tagihan
  4. Surat tuntutan
  5. Surat tanda bukti
  6. Surat perkenalan usaha
  7. Surat pengantar barang
Adapun bagian-bagian yang biasanya ada pada suat dagang antara lain:
  1. Kop surat
  2. Perihal atau hal surat
  3. Tempat dan tanggal pembuatan surat
  4. Nama dan alamat tujuan surat
  5. Isi surat
  6. Tanda tangan dan nama terang pengirim surat
Berikut adalah dua buah contoh surat penawaran agar semakin jelas dengan penjelasan diatas.

CONTOH I
IWAK PITHIK BLOG
JALAN MANGGIS NOMOR 24, KULON PROGO, YOGYAKARTA
Telepon 08123456789, Website: http://iwak-pithik.com

No: 23/PJ/KNM/X/2012
Hal: Penawaran Jasa
Lampiran: Bukti Statistik Website
24 Oktober 2012
Yth. Pimpinan PT Makmur Sejahtera
di tempat

Dengan hormat,
Bersama surat ini, saya selaku pemilik Iwak Pithik Blog memberikan penawaran kerja sama dalam bidang periklanan online dengan perusahaan yang bapak pimpin karena kami melihat produk bapak sepertinya akan sangat potensial jika diiklankan di situs web kami. Sebagai tambahan informasi, Iwak Pithik Blog adalah sebuah website dengan konten kesehatan dan pendidikan yang telah online sejak tahun 2011. Website ini memiliki trafik pengunjung yang cukup padat, yaitu sekitar 85.000 pengunjung per hari yang kami perkirakan rata-rata berumur 13-35 tahun.

Adapun rincian jenis-jenis iklan yang kami tawarkan adalah sebagai berikut:

1. Baner iklan berukuran 200x60 px (posisi di sidebar atas website). Harga= Rp 1.250.000,00 per bulan.
2. Baner iklan berukuran 600x50 px (posisi di sebelah kanan header website). Harga= Rp1.500.000,00 per bulan.
3. Baner iklan berukuran 300x30 px (posisi di bawah konten website). Harga= Rp 2.000.000,00 per bulan.

Demikian surat penawaran ini kami buat. Atas kerja samanya kami ucapkan terima kasih.

Hormat kami,
Pemilik Iwak Pithik Blog

Parijan Kurniawan

CONTOH II

PT. OPTIMIZE
JALAN DURIAN NOMOR 14, KULON PROGO, YOGYAKARTA
Telepon: 08123456789, E-mail: contact@optimize.com, Website: www. optimize.com

No : 01/PJ/OPT/X/2012
Hal : Penawaran Jasa
Lampiran : -

Yth. Joko Santoso
Pimpinan PT Lancar Jaya
di tempat

Dengan hormat, Bersama surat ini kami dari PT. Optimize mengajukan penawaran kerja sama dalam hal pemasaran online dengan perusahaan yang bapak pimpin.

Sebagai Informasi, perusahaan kami adalah sebuah perusahaan jasa yang bergerak di bidang online marketing meliputi jasa Web Developing, Search Engine Optimization (SEO), serta Social Media Marketing yang sudah berdiri sejak tahun 20006. Kami sangat tertarik untuk melakukan kerjasama dengan perusahaan yang bapak pimpin karena kami melihat produk-produk perusahaan bepak sepertinya akan sangat potensial jika dipasarkan secara online. Apalagi jika melihat tren jual beli secara online di Indonesia yang selalu mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

Demikian surat penawaran ini kami ajukan. Atas kerja samanya kami ucapkan terima kasih.

1 Oktober 2012
Hormat kami,
CEO PT. Optimize

Algo Wijaya

Minggu, 30 September 2012

Contoh Proposal Penelitian Kesehatan

Proposal adalah rancangan kerja atau kegiatan yang diajukan kepada orang atau instansi tertentu dengan maksud agar mendapat izin atau persetujuan terkait dengan kegiatan yang dimuat dalam proposal tersebut. Proposal tak jarang juga diajukan untuk meminta bantuan dana. Karena fungsinya tersebut, isi proposal haruslah meyakinkan dan masuk akal sehingga pihak penerima proposal akan menyetujui rencana-rencana kerja yang diajukan. Untuk itu, proposal yang baik harus berisi bagian-bagian sebagai berikut.
  • Latar Belakang Masalah (Pendahuluan). Berisi alasan-alasan yang melatarbelakangi dilaksanakannya kegiatan yang diajukan dalam proposal. Latar belakang masalah juga menunjukkan akan pentingnya suatu masalah untuk segera diselesaikan dan menawarkan solusinya.
  • Tujuan. Menguraikan tentang target-target yang akan dicapai sehubungan dengan diadakannya suatu kegiatan atau acara.
  • Peserta. Berisikan jumlah, latar belakang, serta rincian lain mengenai peserta yang akan mengikuti acara atau kegiatan.
  • Pelaksana Kegiatan. Berisikan keterangan mengenai instansi/ lembaga pelaksana kegiatan. Bagian ini juga berisi susunan kepanitiaan.
  • Jadwal Kegiatan. Sesuai namanya, bagian ini berisikan keterangan waktu dan tempat suatu kegiatan serta urutan acaranya.
  • Anggaran. Berisikan rincian biaya yang dibutuhkan dalam penyelenggaraan suatu kegiatan. Bagian ini kadang juga berisi permohonan bantuan dana serta jumlah iuran yang harus dikeluarkan oleh peserta kegiatan.
  • Penutup. Berisi kesimpulan dan harapan terhadap proposal yang diajukan. Bagian ini juga mencantumkan tanggal dan tempat penyusunan proposal, tanda tangan, serta nama terang penanggung jawab proposal.
Yang perlu diingat adalah bahwa bagian-bagian proposal diatas tidaklah bersifat baku, jadi semua bagian-bagian proposal tersebut bisa dikurangi atau ditambah dengan bagian-bagian lain sesuai kebutuhan.

Daripada malah kebanyakan teori, berikut akan langsung saya sampaikan contoh proposal tentang penelitian kesehatan. Proposal ini sebenarnya bukan buatan saya sendiri, melainkan buatan salah satu teman yang namanya telah saya cantumkan. Jadi jika ada yang mau menyalin, mohon salinlah secara bijak dan hargai pembuat aslinya.
I. Latar Belakang Masalah

Kanker merupakan salah satu penyakit tidak menular paling berbahaya di dunia. Sebuah riset menunjukkan bahwa setiap tahun, terdapat sekitar 12 juta warga dunia terserang kanker dimana 7,6 juta diantaranya meninggal dunia. Di Indonesia sendiri, kanker merupakan penyebab kematian nomor tujuh atau sekitar 5.7 persen dari seluruh penyebab kematian di Indonesia. Hal ini berarti bahwa pada setiap 1000 orang, terdapat empat orang yang menderita kanker.

Kanker sendiri disebabkan karena pembelahan sel-sel tubuh yang tidak terkendali sehingga menyebabkan munculnya sel kanker. Pada perkembangan selanjutnya, sel-sel kanker ini akan menginfeksi jaringan-jaringan biologis disekitarnya baik melalui pertumbuhan langsung di jaringan yang bersebelahan (invasi) atau dengan migrasi sel ke tempat yang jauh (metastasis).

Obat kanker sampai sekarang memang belum ditemukan, oleh karena itu kita harus bisa mencegah datangnya kanker. Cara mencegah kanker bisa kita mulai dengan cara membiasakan pola hidup sehat. Selain itu, ada sebuah bahan herbal yang dipercaya dapat mencegah datangnya kanker, yaitu mahkota dewa. Mahkota dewa sendiri mengandung beberapa zat atau senyawa yang dapat menghambat pertumbuhan sel kanker, sehingga bukan tidak mungkin jika mahkota dewa bisa dijadikan salah satu bahan alternatif pencegah kanker.
Download Selengkapnya ==> DISINI <==

Berhubung contoh proposalnya terlalu panjang jika diposting di blog ini, jadi hanya saya cantumkan cuplikan proposalnya saja yaitu pada bagian latar belakang. Bagi yang mau melihat seutuhnya, silahkan di download sendiri di link dari ziddu yang sudah saya sediakan diatas. Jika link downloadnya rusak atau kalau ada masalah lainnya, jangan ragu untuk menyampaikan di kotak komentar. Terima kasih.

Sabtu, 19 Mei 2012

Contoh Unsur intrinsik Cerpen

Unsur intrinsik pada cerpen adalah unsur-unsur yang membangun suatu cerita pendek yang berasal dari dalam cerita pendek itu sendiri. Sederhananya, unsur intrinsik adalah kebalikan dari unsur ekstrinsik. Unsur intrinsik pada sebuah cerita pendek biasanya terdiri dari tema, alur, latar, penokohan, sudut pandang, dan nilai (amanat). Agar lebih jelas, silahkan simak contoh unsur intrinsik dalam cerpen berjudul "Veteran Tua" berikut ini.

Veteran Tua

Seorang lelaki tua menyandarkan sepeda bututnya di parkiran balai desa. Karena baru saja datang, lelaki itu akhirnya duduk di antrian paling belakang. Satu jam sudah ia duduk mengantri di tempat itu. Beberapa saat kemudian, tibalah kakek itu di antrian paling depan. Ia mengeluarkan sebuah map berwarna merah yang ia bungkus dengan kresek berwarna hitam dan menyerahkannya kepada si petugas kelurahan. Si petugaspun langsung memeriksa satu per satu isi map merah milik kakek tadi.

“Maaf pak, tapi syarat-syarat bapak kurang lengkap. Bapak harus meminta surat keterangan tidak mampu dari ketua RT dan RW, baru bapak bisa kembali lagi kesini. Kata si petugas kelurahan sambil menyerahkan kembali map merah milik kakek.

Lelaki tua itu tetap berusaha tersenyum, sudah lebih dari sejam ia duduk menunggu disana namun ternyata semua itu sia-sia. Ia kembali menuju sepeda onthel tuanya yang diparkir diantara beberapa mobil dan sepeda motor.

Kakek tua yang sehari-hari bekerja sebagai kuli panggul di pasar itu dulunya adalah seorang pejuang kemerdekaan, sudah banyak pengalaman pahit manis yang dialaminya. Ia telah kehilangan banyak sekali teman-teman seperjuangannya, tapi kematian teman-temannya tersebut tidaklah sia-sia. Mereka semua adalah para syuhada, mereka semua mati syahid, mati di jalan Illahi sebagai bunga bangsa.

Lelaki tua itu tiba-tiba tersentak mendengar klakson bis yang membangunkannya dari lamunan masa lalunya. Tak terasa ternyata ia telah berada di jalan raya, itu artinya ia harus lebih berhati-hati lagi.

Kakek itu sekarang tinggal bersama istrinya di kolong jembatan setelah rumah mereka digusur polisi seminggu lalu. Tapi sayangnya sang istri sekarang sedang sakit keras dan dirawat di rumah sakit, sementara si kakek sedang mengusahakan pengobatan gratis bagi istrinya tersebut.
Tiba-tiba anngin berhembus semakin kencang, suara petir mulai terdengar dan awanpun berubah menjadi hitam tanda akan turun hujan. Dan benar saja, hujan turun dengan derasnya. Si kakek memutuskan untuk berteduh di emperan toko karena tak ingin map yang dibawanya tersebut menjadi basah dan rusak.

Ternyata dari tadi lelaki tua itu berteduh di depan warung sate, pantas saja perutnya merasa semakin lapar. Ia ingat bahwa terakhir ia makan sudah sejak tadi malam, sedangkan sekarang sudah jam dua lebih. Sekilas ia menengok ke dalam warung sate tadi, di dalamnya banyak orang sedang makan dengan lahapnya. Lelaki tua itu pun tersenyum, ia merasa bangga karena perjuangannya dulu saat mengusir kompeni dari tanah airnya tidaklah sia-sia. Bila ia dan teman-teman seperjuangannya dulu gagal mengusir penjajah, mungkin mereka tak akan bisa menikmati suasana seperti ini.

Kakek tua itu kemudian mengalihkan pandangannya ke televisi yang dari tadi di setel oleh seorang pedagang kaset yang berjualan tak jauh darinya. Televisi itu sedang menyiarkan seorang berpakaian jas hitam rapi dengan mengenakan dasi sedang berpidato di sebuah ruangan yang kelihatannya sangat mewah. Si lelaki tua itu menebak bahwa orang yang sedang muncul di televisi tadi pastilah seorang pejabat negerinya. Dalam pidatonya, orang itu mengatakan bahwa rakyat di negerinya sudah kehilangan rasa nasionalisme, rakyat dinegerinya juga dikatakan sudah kehilangan rasa cinta terhadap tanah airnya. Sejenak ia berpikir merenungi kata-kata pejabat itu. Dalam hati ia bertanya, siapa sebenarnya yang tidak punya nasionalisme, rakyat negerinya atau para pejabat itu?

Apakah pejabat yang bernasionalisme adalah pejabat yang makan kekenyangan saat rakyatnya mati kelaparan? Apakah pejabat yang nasionalis adalah para pejabat yang bebas liburan keliling dunia saat rakyat di negerinya antri bbm hingga berhari-hari? Atau pejabat yang punya banyak mobil mewah saat rakyatnya berdesakan di gerbong kereta api?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut terus memenuhi pikirannya, namun ia sadar ia harus pergi sekarang. Istrinya di rumah sakit pasti sudah menunggunya dan hujan pun kini telah reda, lelaki tua itu kembali mengayuh sepedanya.

Sesampainya di rumah sakit kekek tua itu memarkirkan sepedanya dan langsung bergegas menuju kamar tempat istrinya dirawat. Entah kenapa kakek itu selalu merasa tak tenang setiap jauh dari istrinya. Ia akan memastikan dulu bahwa istrinya tak membutuhkan bantuannya, baru ia akan berangkat lagi untuk mengurus surat keringanan ke ketua RT dan RW.

Saat sampai di depan kamar tempat istrinya dirawat, ia mendapati bahwa kamar sudah dalam keadaan kosong. Pintu kamarpun dalam keadaan terkunci sehingga tak bisa dibuka, padahal kakek itu yakin ia tidak salah kamar. Dalam hati ia berpikir bahwa mungkin istrinya telah sembuh sehingga dipindahkan ke tempat lain oleh dokter. Namun untuk memastikan, si kakek mencari seorang dokter yang tadi pagi memeriksa keadaan istrinya. Si kakek pun menanyakan kepada dokter tadi dimana istrinya sekarang berada. Dokter pun menatap wajah si kakek dengan mata berkaca-kaca.

“Maaf pak, kami sudah berusaha sebisa kami tapi ternyata Allah berkehendak lain. Istri bapak sudah meninggal sejam yang lalu.” Kata si dokter yang tak bisa menyembunyikan rasa sedihnya.
Si kakek pun meneteskan air matanya, tubuhnya bergetar hebat, map merah yang dibawanya jatuh dari pegangan tangannya. Pandangannya pun menjadi semakin kabur dan perlahan menjadi gelap gulita. Si kakek pun sekarang sudah tak ingat apa-apa lagi.

Keesokan harinya dua buah gundukan tanah baru muncul di kuburan. Yang satu bertuliskan Darsono bin Atmo, seorang veteran tua yang sehari-hari bekerja sebagai kuli panggul. Sedangkan nisan yang satunya lagi bertuliskan Pariyem binti Ngatijo, istri dari sang veteran pejuang. Meskipun sang veteran miskin itu sekarang telah tiada. Namun di negerinya, negeri dimana kayu dan batu bisa jadi tanaman, masih banyak orang yang bernasib sama bahkan lebih tragis darinya. Mereka semua, para rakyat di negeri itu, banyak yang rela bekerja keras membanting tulang memeras darah hanya sekedar untuk makan sekali sehari.

Dari contoh cerpen diatas, dapat kita tentukan unsur-unsur intrinsik yang membangun cerita pendek tersebut, yaitu:

Unsur Intrinsik

1. Tema : Perjuangan
2. Sudut Pandang: Orang ketiga serba tahu.
3. Amanat: Tetaplah sabar dan tetap berjuang sesulit apapun keadaan.
4. Alur : Gabungan (maju dan mundur)
5. Latar :
  • :Tempat: kantor balai desa, emperan toko, rumah sakit.
  • Waktu: siang hari, jam dua siang.
  • Suasana: sedih, mengharukan.
6. Penokohan :
  • Kakek Tua : pekerja keras, penyabar, ramah.
  • Istri : setia, penyabar.

Jumat, 18 Mei 2012

Contoh Pidato Bertema Pendidikan

Kemarin saya baru saja mendapat tugas untuk membuat naskah pidato bertema pendidikan dari guru Bahasa Indonesia. Daripada naskah pidatonya saya simpan sendiri, maka kali ini akan saya posting disini siapa tahu banyak yang membutuhkan. Selamat membaca.
Secara garis besar, suatu teks pidato terdiri dari tiga bagian yaitu bagian pembuka, isi, dan penutup. Bagian pembuka dapat berisi salam, sapaan, serta ucapan syukur. Bagian isi tentu saja berupa materi yang akan disampaikan kepada pembaca. Bagian penutup pidato dapat berupa simpulan, anjuran, ucapan maaf bila ada kesalahan, serta salam penutup.

Selain bagian-bagian pidato, hal lain yang perlu diperhatikan dari pidato adalah metode dalam menampilkan pidato. Paling tidak ada empat macam metode pidato, yaitu metode impromtu, menghafal, naskah, serta metode ekstemporan. Metode impromtu adalah pidato yang dilakukan secara spontan tanpa melakukan persiapan sebelumnya. Metode menghafal adalah pidato dangan menyiapkan naskah pidato yang telah dihafalkan sebelumnya. Metode naskah adalah pidato dengan cara membaca naskah pidato yang telah ditulis sebelumnya. Sedangkan metode ekstemporan adalah pidato tanpa mempersiapkan naskah tapi mencatat hal-hal penting dan urutan-urutan pidatonya saja.

Berikut adalah contoh pidato yang berjudul "Dampak Positif dan Negatif Perkembangan Teknologi":

Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh.

Bapak ibu guru yang saya hormati, serta teman-teman semua yang saya banggakan. Marilah kita bersama-sama memanjatkan puji syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkat rahmat dan hidayahnyalah kita dapat berkumpul di tempat ini dalam keadaan sehat tanpa kekurangan suatu apapun.

Hadirin yang berbahagia, di zaman globalisasi sekarang ini kita seakan semakin dimanjakan oleh teknologi yang semakin canggih. Meskipun kita mendapatkan banyak kemudahan dalam menjalani kehidupan sehari-hari kita, namun kemudahan-kemudahan itulah yang kadang justru membawa dampak buruk bagi kita.

Marilah sejenak kita melihat kehidupan disekitar kita yang semakin terpengaruh oleh perkembangan teknologi. Saya beri contoh saja internet, teknologi ini sekarang semakin mudah diakses oleh siapapun baik tua ataupun muda. Jika kita mau berpikir lebih terbuka, sebenarnya ada sejuta manfaat yang bisa kita peroleh dari internet. Contohnya saja kita bisa mendapatkan banyak informasi, komunikasi yang semakin mudah, bahkan telah banyak orang yang menjadi kaya karena internet. Namun sayangnya banyak pihak yang menyalahgunakan teknologi internet ini, contohnya saja semakin maraknya pornografi, penipuan, pembajakan, dan masih banyak lagi.

Internet juga menjadi salah satu gerbang masuknya budaya-budaya asing yang kadang tidak sesuai dengan budaya kita. Kita bisa lihat generasi muda kita yang sudah semakin teracuni oleh budaya barat yang sangat bertolak belakang dengan budaya Indonesia sebagai negeri timur yang sangat menjunjung tinggi norma kesopanan. Kita bisa lihat pemuda-pemuda kita yang sepertinya sangat bangga mengenakan pakaian-pakaian yang serba minim yang sebenarnya tidak sopan menurut budaya kita.

Oleh karena itu, hadirin yang saya hormati, kita harus pandai-pandai menyaring segala hal yang kita dapat di era globalisasi sekarang ini. Budaya asing sebenarnya tak semuanya buruk, namun kita harus bisa memilah mana yang baik dan mana yang buruk bagi kita. Akhir kata, saya ucapkan terimakasih atas perhatian hadirin. Saya mohon maaf jika ada kata-kata yang menyinggung perasaan hadirin.

Terima kasih, wassalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh.

Silahkan anda copy-paste naskah pidato di atas jika memang bermanfaat, tapi pesan saya, mohon jangan dijiplak secara mentah-mentah. Jadikan naskah pidato bertema pendidikan ini sebagai contoh saja, untuk selebihnya silahkan buat sendiri yang lebih bagus dari ini.

Senin, 19 Maret 2012

Contoh Paragraf Narasi

Beberapa saat yang lalu telah sedikit kita bahas mengenai paragraf deskripsi. Pada kesempatan kali ini kita masih akan membahas mengenai salah satu jenis paragraf yaitu paragraf narasi.


Paragraf narasi adalah paragraf yang menceritakan suatu peristiwa atau kejadian secara runtut. Paragraf narasi bisa bersifat nyata ataupun fiksi. Contoh yang bersifat fiksi adalah cerpen dan novel, sementara yang bersifat nyata adalah biografi, autobiografi, ataupun catatan-catatan sejarah lain. Yang perlu diperhatikan dari paragraf narasi adalah, paragraf ini disusun berdasarkan pola urutan waktu atau urutan tempat.

Langkah-langkah yang perlu dilakukan sebelum menulis karangan/paragraf narasi agar semakin mudah adalah sebagai berikut:

1. Menentukan tema.
2. Mencari sumber (bisa berupa buku, acara televisi, artikel-artikel di internet, dll).
3. Membuat dan mengembangkan kerangka tulisan.
4. Menggunakan alur yang tepat dalam mengembangkan tulisan.

CONTOH

1. Paragraf Narasi Dengan Pola Urutan Waktu
# Aku adalah salah satu murid dari sekolah faforit di kotaku. Setiap hari, jadwalku di sekolah sangat padat. Bel masuk di sekolahku memang baru masuk pukul 07.00, tapi kubiasakan setiap hari untuk bangun pagi pukul 04.00 agar tidak tergesa-gesa. Setelah bangun biasanya aku akan langsung mengambil air wudhu untuk shalat subuh. Tak lupa aku menata buku sesuai mata pelajaran hari ini. Kusempatkan juga mengecek beberapa buku kalau-kalau ada pr yang belum kukerjakan. Setelah makan pagi dan mandi, yaitu sekitar pukul 06.15, aku langsung menuju ke sekolah. Aku biasa pergi ke sekolah naik sepeda motor, kadang juga naik kendaraan umum. Pukul 06.30 aku sudah sampai di sekolah karena jarak rumahku dari sekolah tidak terlalu jauh hanya sekitar 10 km. Pelajaran di sekolah biasanya selesai pada pukul 14.00, namun di hari-hari tertentu kami harus mengikuti kegiatan pendalaman materi dan baru pulang pukul 16.00.

Paragraf di atas hanyalah contoh sederhananya saja, jadi tidak harus sama persis seperti itu. Jika diperhatikan, paragraf tersebut berisi urutan waktu, seperti: bangun pukul 04.00, berangkat sekolah pukul 06.15, sampai di sekolah pukul 06.00, dan pulang sekolah pukul 14.00.

2. Paragraf Narasi Dengan Pola Urutan Tempat
# Marco Polo adalah salah satu penjelajah paling terkenal di dunia. Petualangan bersejarah Marco Polo dimulai pada tahun 1272 dari kota kelahirannya yaitu Venesia menuju ke daerah selatan Irak dan tinggal selama satu tahun disana. Ia kemudian melanjutkan perjalanan ke Teluk Persia menuju Khurasan lalu tinggal di Afghanistan selama satu tahun. Selama tinggal di Afghanistan, ia juga mengunjungi beberapa tempat seperti Pakistan dan Khasmir. Setelah meninggalkan Afghanistan, Marco Polo sempat singgah ke Nusantara melalui Sri Lanka. Marco Polo akhirnya kembali lagi ke Venesia melalui jalur sutera sepanjang Cina sampai Turki.
Jika kita perhatikan paragraf narasi di atas, sudah sangat jelas sekali pola urutan waktunya yaitu perjalanan Marco Polo dari Venesia hingga kembali lagi ke venesia.

Rabu, 14 Maret 2012

Contoh Paragraf Deskripsi

Setelah sebelumnya kita sudah membahas tentang Paragraf Persuasi, maka kali ini Iwak Pithik blog akan sedikit membahas mengenai paragraf Deskripsi.

Pengertian Paragraf Deskripsi

Paragraf deskripsi adalah paragraf yang berisi penggambarkan suatu objek, tempat, atau peristiwa tertentu kepada pembaca secara jelas dan  terperinci sehingga pembaca seolah-olah melihat dan merasakan sendiri apa yang dideskripsikan oleh penulis.


Ciri-ciri Paragraf Deskripsi
  1. Menggambarkan atau melukiskan suatu benda, tempat, atau suasana tertentu.
  2. Penggambaran dilakukan dengan melibatkan panca indra (pendengaran, penglihatan, penciuman, pengecapan, dan perabaan).
  3. Bertujuan agar pembaca seolah-olah melihat atau merasakan sendiri objek yang dideskripsikan.
  4. Menjelaskan ciri-ciri objek seperti warna, ukuran, bentuk, dan keadaan suatu objek secara terperinci.
CONTOH

Sebelum melihat contoh, ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu pola-pola pengembangan yang ada pada paragraf deskriptif. Paragraf deskripsi mempunyai tiga pola pengembangan, yaitu:

1. Pola Spasial

Pola spasial adalah pola pengembangan paragraf dengan objek berupa space atau ruang.

Contoh Pola Spasial

# Ruangan berukuran 9m x 8m ini sungguh sangat nyaman ditempati. Sebuah sofa empuk berwarna putih dengan meja kayu berada di tengah ruangan. Sementara itu, rak buku berisi beberapa novel dan buku-buku ilmiah diletakkan mepet dengan dinding sebelah selatan bersanding dengan sebuah pot berisi pohon palem kecil yang seakan-akan menyatu dengan tembok yang dicat dengan warna hijau muda. Diluar ruangan, terdapat sebuah kolam kecil berukuran 2,5m x 2m berisi beberapa ikan koi yang berseliweran. Suara gemericik air dari kolam menambah sejuknya suasana di ruang tamu milik Pak Toni ini.

2. Pola Sudut Pandang

Pola sudut pandang adalah pola pengembangan paragraf yang didasarkan atas posisi penulis dalam menggambarkan suatu objek. Pola pengembangan seudut pandang sendiri dibagi menjadi dua, yaitu sudut pandang subjektif dan sudut pandang objektif.
  • Pola Subjektif, menggambarkan objek sesuai penafsiran dengan disertai kesan atau opini dari penulis.
Contoh Pola Subjektif

# Pantai Wediombo mungkin hanya salah satu diantara sekian banyak pantai yang masih belum terjamah di Kabupaten Gunung Kidul, Yogyakarta. Pantai dengan hamparan pasir putih mahaluas ini seolah menggoda kaki untuk untuk terus memijak dan berjalan-jalan diatasnya. Di kanan kiri pantai dapat kita lihat bukut-bukit kapur hijau ditumbuhi lumut yang berdiri gagah menantang derasnya ombak pantai. Suasana pantai yang sepi juga menambah pesona pantai yang masih perawan ini.
  • Pola Objektif, adalah pola pengembangan paragraf deskripsi dengan cara menggambarkan objek secara apa adanya tanpa disertai opini penulis.
Contoh Pola Objektif

# Pantai Wediombo terletak di Kecamatan Girisobo, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Pantai ini berjarak 70 km atau dua jam perjalanan dari pusat Kota Yogyakarta. Di kanan kiri pantai landai yang berpasir putih ini, kita dapat melihat gugusan bukit kapur yang berwarna hijau ditumbuhi lumut. Namun yang perlu diperhatikan, pantai ini memiliki ombak yang cukup besar sehingga wisatawan dilarang berenang di pantai ini karena sangat berbahaya.

Silahkan bandingkan dua contoh paragraf deskripsi pola pengembangan subjektif dan objektif di atas, apakah terlihat perbedaannya?
Semoga sudah cukup jelas. :)

Kamis, 08 Maret 2012

Contoh Paragraf Persuasi

Jika dipostingan sebelumnya kita sudah sedikit membahas tentang paragraf argumentasi, maka di postingan kali ini akan kita bahas sedikit mengenai paragraf persuasi.


Paragraf persuasi adalah paragraf yang berisi ajakan. Paragraf persuasi bertujuan untuk membujuk pembaca agar mau melakukan sesuatu yang dikehendaki oleh penulis. Agar pembaca menjadi terpengaruh, maka penulis harus melampirkan bukti dan data-data pendukung.

Dalam paragraf persuasi, terdapat kata ajakan seperti ayo atau mari. Propaganda yang dilakukan oleh berbagai lembaga, badan, maupun organisasi; iklan yang disampaikan dalam berbagai media untuk menarik perhatian konsumen dan mempromosikan suatu produk adalah contoh dari paragraf persuasi.

Contoh Paragraf Persuasi

# Masyarakat Hindu di Bali mempunyai upacara kematian yang sangat unik dan mempunyai daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Ritual unik ini disebut dengan ngaben. Ngaben adalah ritual pembakaran mayat sebagai simbol penyucian roh orang yang sudah meninggal. Karena dalam pelaksanaannya membutuhkan berbagai perlengkapan dengan biaya yang cukup besar, maka tak semua orang telah meninggal bisa langsung di aben. Jenazah yang belum di aben biasanya akan dikubur terlebih dahulu hingga menunggu perlengkapan ngaben telah siap. Jika ingin melihat ritual yang sangat unik ini, tidak ada salahnya anda berkunjung ke Provinsi Bali karena Upacara Ngaben dilakukan oleh hampir seluruh masyarakat Hindu di Bali.

# Pendidikan merupakan salah satu sarana untuk menghasilkan penduduk yang berkualitas sebagai modal pembangunan. Tingkat pendidikan seseorang akan berpengaruh bagi penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi yang amat sangat penting di abad ke-21 ini. Indonesia sebagai negara berkembang, masih memiliki tingkat pendidikan yang bisa dibilang masih cukup rendah. Menurut data United Nation Development Programme (UNDP), tingkat pendidikan masyarakat Indonesia berada di peringkat 124 dari 187 negara yang disurvei. Tingginya angka putus sekolah karena ketidakadaan biaya mungkin menjadi sebab rendahnya tingkat pendidikan masyarakat Indonesia ini. Oleh karena itu, sudah menjadi tanggungjawab seluruh komponen bangsa untuk membantu mereka yang membutuhkan agar dapat melanjutkan pendidikannya.

# Pencemaran Sungai Ciliwung sudah sangat parah dan dapat dikategorikan sebagai pencemaran tingkat berat. Rumah tangga merupakan penyumbang terbesar sampah di Sungai Ciliwung. Jika kondisi ini terus berlanjut, sejumlah daerah yang menggantungkan sumber air dari Sungai Ciliwung dikhawatirkan akan mengalami krisis. Untuk itu, kesadaran untuk menjaga lingkungan perlu ditanamkan secara kuat kepada masyarakat. Jika lingkungan terjaga maka kita jugalah yang akan diuntungkan.

Semoga beberapa contoh diatas sudah cukup jelas dan bisa semakin mempermudah anda dalam memahami mengenai pengertian paragraf persuasi yang telah saya paparkan.

Kamis, 09 Februari 2012

Contoh Paragraf Argumentasi

Argumentasi berasal dari kata argumen yang berarti alasan. Paragraf argumentasi adalah paragraf yang di dalamnya berisi tentang ide, pendapat, dan gagasan sang penulis. Untuk memperkuat ide dan gagasannya, maka penulis harus menyertakan bukti dan data-data pendukung dalam paragraf argumentasi tersebut. Penyajian bukti dan data-data pendukung tersebut bertujuan untuk membuktikan kebenaran pendapat penulis agar pembaca menyetujui kebenaran tulisan tersebut.

Berbeda dengan paragraf eksposisi yang selalu diakhiri dengan penegasan, maka paragraf argumentasi  selalu diakhiri dengan kesimpulan.

Paragraf argumentasi mempunyai dua pola pengembangan, yaitu sebagai berikut:

1. Sebab ke Akibat, yaitu jenis pola pengembangan paragraf argumentasi yang berawal dari peristiwa yang dianggap sebagai penyebab, lalu menuju kepada kesimpulan yang berupa efek atau akibat yang ditimbulkan dari peristiwa tersebut.

2. Akibat ka Sebab, merupakan kebalikan dari pola pengembangan paragraf argumentasi yang sebelumnya. Paragraf ini dimulai dari menjelaskan suatu masalah yang dianggap sebagai akibat lalu bergerak menuju hal-hal yang dianggap sebagai penyebab masalah tadi.

Contoh Paragraf Argumentasi Sebab Akibat

# Pendidikan merupakan salah satu faktor penentu maju mundurnya suatu bangsa. Adalah sebuah fakta yang tak terbantahkan lagi bahwa pendidikan di indonesia adalah pendidikan yang sangat mahal dan tak terjangkau bagi masyarakat tak mampu. Pada tahun 2010 saja terdapat 1,08 juta siswa SD hingga SMA yang putus sekolah. Biaya pendidikan yang mahal diperkirakan menjadi sebab tingginya angka putus sekolah di tahun 2010 tersebut.

Contoh Paragraf Argumentasi Akibat Sebab

# Kerusakan lingkungan merupakan salah satu masalah terbesar yang dihadapi oleh umat manusia di era modern sekarang ini. Hampir setiap hari kita selalu disuguhi dengan berita-berita tentang berbagai macam bencana alam seperti banjir, tanah longsor, kekeringan dan berbagai macam bencana alam lain yang telah memakan banyak sekali korban baik harta maupun nyawa. Bencana-bencana alam "buatan" yang sering terjadi saat ini, tak lain dan tak bukan adalah akibat dari pola hidup sebagian besar manusia modern yang tidak ramah lingkungan.

Rabu, 18 Januari 2012

Contoh Paragraf Eksposisi

Paragraf eksposisi adalah paragraf yang berisi ide, pendapat, buah pikiran, informasi, atau pengetahuan yang ditulis dengan tujuan untuk memperluas wawasan pembaca. Isi dari paragraf eksposisi adalah untuk menjelaskan suatu hal kepada pembaca dan tidak memaksa pembaca agar mau mempercayai atau mengikuti isi dari karangan eksposisi tersebut.



Ciri-ciri paragraf eksposisi

1. Berisi tentang gagasan dan pendapat penulis mengenai masalah tertentu namun tetap bersifat objektif.
2. Bertujuan untuk menambah pengetahuan pembaca tanpa bermaksud untuk mempengaruhi.
3. Mempunyai analisis dan bukti.

Karangan eksposisi dikembangkan menjadi beberapa jenis, dan berikut adalah beberapa jenis pola pengembangan paragraf eksposisi:

1. Eksposisi definisi.
2. Eksposisi perbandingan.
3. Eksposisi klasifikasi (pembagian).
4. Eksposisi ilustrasi (contoh).
5. Eksposisi proses.

Agar lebih jelas memahami paragraf eksposisi, berikut saya berikan beberapa contoh paragraf eksposisi.

1. Contoh eksposisi definisi
Ciplukan adalah tumbuhan semak yang biasa tumbuh di tanah-tanah kosong yang tidak terlalu becek dan hanya bisa ditemukan saat musim penghujan. Tumbuhan ini biasanya mempunyai tinggi antara 30-50 Cm, batangnya berwarna hijau kekuningan, buahnya berbentuk bulat dan berwarna kuning. Selain mempunyai rasa yang manis, ternyata buah ciplukan menyimpan beberapa khasiat penting untuk menyembuhkan beberapa penyakit seperti influenza, sakit paru-paru, kencing manis, dan beberapa penyakit lain. Namun meskipun memiliki beberapa khasiat penting, keberadaan tumbuhan ini sering disepelekan karena diangggap sebagai tumbuhan liar.
2. Contoh eksposisi proses
Lemon dan jeruk nipis ternyata bisa berkhasiat sebagai penghilang jerawat. Kedua buah ini mengandung citric acid yang sangat kaya dan sangat baik untuk memindahkan sel-sel kulit mati yang bisa menjadi penyebab jerawat. Cara menggunakannya yaitu dengan mencampurkan perasan lemon dengan air mawar kemudian oleskan di wajah dan biarkan selama 10-15 menit. Setelah itu bilas dengan air hangat. Penerapan terapi ini secara rutin dan konsisten selama 15 hari akan memberikan hasil yang luar biasa.
3. Contoh eksposisi ilustrasi (contoh)
Sebenarnya, kondisi ekonomi kita sudah relatif membaik. Indikatornya dapat dilihat dari berbagai aspek. Misalnya, dalam bidang otomotif. Setiap hari kita temukan aneka kendaraan melintas di jalan raya. Sepeda motor baru, mobil pun baru. Ini menandakan bahwa taraf hidup masyarakat mulai membaik. Indikator lain seperti daya beli masyarakat akan kebutuhan sandang, pangan, dan papan. Dalam bidang papan, misalnya, banyak warga masyarakat yang membangun tempat tinggal yang permanen.
Ketiga contoh paragraf eksposisi diatas semoga sudah cukup jelas. Jadi intinya paragraf eksposisi adalah paragraf yang berisi tentang informasi tertentu agar diketahui oleh pembaca tanpa bermaksud untuk mempengaruhi.

Minggu, 08 Januari 2012

Contoh Karya Tulis Ilmiah Tentang Kesehatan

Karya tulis ilmiah adalah sebuah karya tulis yang disusun berdasarkan kriteria-kriteria ilmiah. Karya tulis ilmiah dapat disusun berdasarkan hasil penelitian, percobaan, wawancara, ataupun studi pustaka. Langkah pertama yang harus dilakukan sebelum menyusun karya tulis ilmiah adalah tentukan tema terlebih dahulu.



Karya tulis ilmiah biasanya terdiri dari tiga bagian yaitu bagian awal, tengah, dan akhir. Bagian awal biasanya berisi kata pengentar dan daftar isi. Bagian tengah berisi pendahuluan dan pembahasan, sedangkan bagian akhir biasanya berisi daftar pustaka.

Salah satu hal yang perlu diperhatikan saat menulis karya tulis ilmiah adalah pada bagian daftar pustaka. Cara menulis daftar pustaka jika bersumber dari buku haruslah mengikuti aturan tertentu dengan mengikuti format seperti di bawah ini:

Nama penulis. Tahun terbit buku. Judul buku (miring). Tempat terbit. Nama penerbit

Contoh:

TP, Erlinda. 2009. Penyimpanan Daun Sirih Terhadap Kadar Tanin Secara Spektrofometri. Jakarta: Gramedia.

Oke, langsung saja download contoh karya tulis ilmiahnya. Karya tulis ilmiah ini membahas mengenai topik kesehatan. Sengaja tidak langsung saya posting disini karena terlalu panjang, yaitu sampai 15 halaman.

DOWNLOAD DISINI

Rabu, 21 Desember 2011

Contoh Paragraf Induktif

Jika kemarin kita sudah membahas mengenai paragraf deduktif, maka sekarang kita akan membahas mengenai paragraf induktif. Paragraf induktif disebut juga paragraf khusus-umum, yaitu paragraf yang dimulai dengan menyebutkan peristiwa-peristiwa yang khusus, untuk menuju kepada kesimpulan umum, yang mencakup semua peristiwa khusus tersebut.

Atau agar lebih mudah diingat, paragraf induktif adalah paragraf yang mempunyai kalimat utama di akhir paragraf.

Dan berikut adalah beberapa contoh paragraf induktif.

Contoh 1

Pada era kita sekarang ini, teknologi seakan terus berkembang semakin cepat. Tak terkecuali teknologi informasi dan komunikasi yang sepertinya sudah menjadi kebutuhan setiap orang. Oleh karena itu, penguasaan terhadap teknologi informasi dan komunikasi mutlak diperlukanagar kita tidak tertinggal di era global ini.

Keterangan: Paragraf utama terletak di akhir paragraf.

Contoh 2

Setiap orang tua tentu berharap anaknya kelak menjadi orang sukses. Indikator kesuksesan biasanya dilihat dari pekerjaan. Itulah mengapa banyak orang tua yang berbondong-bondong mengirimkan anaknya ke sekolah-sekolah favorit dengan harapan agar nantinya sang anak dapat bersaing di dunia kerja yang semakin keras. Pendidikan yang tepat bagi anak sebenarnya tidak harus sealu dengan mengirimkan mereka ke sekolah faforit, melainkan dengan cara mengarahkan sang anak sesuai minat dan bakat mereka. Oleh karena itu, orang tua sebenarnya memiliki peran yang sangat penting untuk menentukan pekerjaan apa yang sesuai dengan sang anak.
Keterangan: Paragraf utama terletak di akhir paragraf.

Contoh 3

Pada era persaingan dunia kerja yang semakin kompetitif seperti saat ini. Seseorang yang menguasai Bahasa Inggris otomatis akan memiliki peluang yang lebih besar di dunia kerja. Sebaliknya, orang yang tidak memiliki kemampuan Bahasa Inggris peluangnya akan semakin kecil untuk memasuki dunia kerja khususnya untuk dapat diterima sebagai karyawan. Itulah kenapa penguasaan Bahasa Inggris sangat diperlukan untuk menambah kompetensi di dunia kerja.

Keterangan: Paragraf utama terletak di akhir paragraf.

Itulah tadi beberapa contoh paragraf induktif. Jadi intinya, paragraf induktif adalah paragraf yang kalimat utamanya terletak di akhir paragraf.

Senin, 19 Desember 2011

Contoh Paragraf Deduktif

1. Pengertian Paragraf Deduktif

Sebelum melihat contoh paragraf deduktif, ada baiknya kita memahami terlebih dahulu apa itu paragraf deduktif. Paragraf deduktif disebut juga dengan paragraf umum-khusus. Paragraf deduktif yaitu paragraf yang diawali dengan menyebutkan masalah-masalah umum atau lebih luas, untuk memperoleh suatu kesimpulan yang bersifat khusus atau lebih spesifik.
Atau agar lebih mudah diingat, paragraf deduktif adalah paragraf yang mempunyai  kalimat utama di awal paragraf.

2. Contoh paragraf deduktif

Dan berikut adalah contoh-contoh paragraf deduktif:

Contoh 1

Kecelakaan berbagai jenis peralatan utama sistem persenjataan milik TNI masih sering terjadi. Sepanjang tahun 2010 saja, tercatat sudah 76 anggota TNI tewas dalam berbagai kecelakaan. Korban jiwa tak hanya jatuh dari pihak TNI, namun rakyat sipil pun kadang juga turut menjadi korban. Kondisi seperti ini dikhawatirkan akan semakin menjatuhkan moral prajurit TNI.

Keterangan: Kalimat utama terletak di awal paragraf.

Contoh 2

Demam berdarah dengue masih menjadi ancaman di seluruh belahan dunia. Asia menempati urutan pertama dalam jumlah korban tiap tahun. Hal ini mungkin dipengaruhi oleh curah hujan yang sangat tinggi terutama di daerah Asia Timur dan Asia Selatan. Jumlah penderitanya setiap tahun selalu mengalami peningkatan dan 95% penderitanya adalah anak-anak di bawah 15 tahun.

Keterangan: Kalimat utama terletak pada awal paragraf.

Contoh 3

Tadi pagi sekitar pukul 06.30 WIB satu jenis pesawat berjenis Hercules jatuh di Purwodadi, Madiun, Jawa Timur. Pesawat tersebut jatuh di area persawahan dan belum ada data resmi mengenai pesawat tersebut. Namun diduga pesawat tersebut adalah milik TNI Angkatan Udara.

Keterangan: Kalimat utama terletak di awal paragraf.


Jadi dari contoh paragraf deduktif diatas, maka kesimpulannya adalah bahwa paragraf deduktif adalah paragraf yang kalimat utamanya terletak di depan (awal paragraf).